Gejolak Dalam Fase Aliran Uang di Crypto

by
Tiga Panduan Cara Trading Crypto untuk Pemula
Tiga Panduan Cara Trading Crypto untuk Pemula

MEDIAINVESTASI.ID – Gejolak Dalam Fase Aliran Uang di Crypto. Cryptocurrency sejak awal peluncurannya selalu fluktuatif di pasaran. Fase aliran uang di crypto memang selalu penuh dengan gejolak.

Seperti Rabu lalu (27-10-2021) dikabarkan jika harga mayoritas cryptocurrency dengan kapitalisasi terbesar justru melemah. Para investor kembali merealisasikan keuntungannya pada hari itu.

CoinMarketCap memberikan data bahwa hanya ripple dan polkadot yang masih menguat dari kedelapan kripto berkapitalisasi pasar terbesar (big cap) non-stablecoin. Ripple dikabarkan menguat 0,44% ke level harga US$ 1,12/koin. Ini setara dengan Rp 15.848/koin dimana asumsi kurs pada hari tersebut adalah Rp 14.150/US$. Sedangkan untuk Polkadot, nilainya melesat 1,57% ke level US$ 44,57/koin atau Rp 630.666/koin.

Bitcoin dalam Fase Aliran Uang di Crypto

Aksi ambil keuntungan dari para investor BTC jangka panjang relatif lebih rendah  berdasarkan siklus harga saat ini. Menurut riset dari Glassnode, ini jauh dibandingkan pada fase akhir pasar bullish yang cukup ekstrim.

Para pemegang Bitcoin jangka panjang tetap konsisten mempertahankan fase awal pasar bullish mereka, meskipun ada sedikit aksi profit taking. Sehingga koreksi dan aksi jual investor dalam fase aliran uang di crypto dinilai masih wajar.

Sementara itu perusahaan dana leverage di Chicago Mercantile Exchange (CME) meningkatkan taruhannya terhadap bitcoin di pasar futures BTC. Hal ini dikarenakan Bitcoin sempat naik ke rekor tertinggi barunya pada 19 Oktober. Tujuannya kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan dari gap yang melebar antara harga bitcoin di pasar berjangka dengan harga bitcoin di pasar spot.

November ini, blockchain bersiap untuk proses upgrade besar yang disebut dengan taproot. Para investor berharap hal ini akan membuat reaksi harga akan mendekati skala.

Bagaimanapun juga fase aliran uang di crypto, Bitcoin (BTC) dinilai masih akan tetap menarik dan berpotensi kembali menembus ATH (all time high). Jangan buru-buru mengambil profit dan pastikan investasi dalam jangka panjang.

Jangan melawan arus pasar yang masih dalam fase euforia. Bagaimana menurut Anda? Semoga artikel ini bisa membantu.