Saham Bank Victoria International dan Bumi Arta Alami Kenaikan 25%

by -0 Views
Saham Bank Victoria International
Saham Bank Victoria International

MEDIAINVESTASI.ID – Saham Bank Victoria International dan Bumi Arta Alami Kenaikan 25%. Menurut data BEI, saham bank mini yakni bank dengan modal inti berada di bawah Rp6 triliun mengalami penguatan pada level Rp182 tiap saham atau mengalami kenaikan sekitar 37 poin.

Penguatan poin PT.Bank Victoria International Tbk dan PT Bank Bumi Arta Tbk bisa ditransaksikan sekitar 34.096 kali dengan kisaran nilai transaksi Rp96,45 miliar. Hal tersebut menjadikan nilai kapitalisasi pasar meningkat Rp 1,74 triliun.

Saham Bank Victoria International

Alami Penguatan Level ARA 25%
Data perdagangan BNBA mengalami penguatan sama dengan level ARA 25 % menuju level Rp2600 tiap saham dengan kenaikan 520 poin.

Nilai kapitalisasi BNBA telah mencapai Rp6,01 triliun dengan kisaran transaksi Rp138,5 miliar. Perlu Anda ketahui, kedua jenis emiten tersebut memang direncanakan untuk meningkatkan modal dengan skema hak memesan efek lebih dahulu.

Menurut perkiraan, pihak manajemen BNBA memiliki rencana untuk menerbitkan saham baru senilai 750.000.000 saham atau berkisar 32,47 % dari total modal setor perseroan saat dilakukan pengumuman RUPSLB yang dikerjakan.

Kesempatan Dana Right Issue Sekitar Rp1,95 Triliun
Pihak Perseroan juga belum melakukan penghentian harga pelaksanaan. Apabila berdasarkan harga tutup dagang, maka pihak BNBA mempunyai peluang dana right issue senilai Rp1,95 triliun.

Tujuan adanya pelaksanaan PMTHMETD I ialah pemenuhan modal inti paling kecil pada tahun 2021 yang telah diatur dalam POJK 12/2020, Sehingga modal inti dari perseroan menjadi minimum senilai Rp 2 triliun.

Pihak manajemen menyatakan, tidak hanya PMTHMETD I juga mengutamakan struktur dari permodalan perseroan yang mampu dipakai untuk menambah modal kerja dari pihak BNBA untuk mendukung aktivitas usaha sebagai Bank Umum Swasta Devisa.

Hal tersebut ditujukan dalam rangka untuk memberikan kredit kepada para nasabah yang diterapkan secara bertahap maupun belanja modal perseroan.

Penuhi Aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Terkait Saham Bank Mini
Sedangkan, emiten dari pihak bank mini yakni, Bank Victoria dapat memenuhi aturan OJK terkait konsolidasi bank yang diharuskan memiliki modal inti bank sekitar Rp 3 triliun pada tahun 2023. Hal itu mengacu kepada laporan keuangan perseroan hingga mencapai periode kuartal ketiga 2020. Modal inti dari BVIC dicatat senilai Rp 1,92 triliun.

Sedangkan, skema tambahan kebutuhan modal dapat dilakukan melalui suntikan modal dari pihak pemegang saham atau korporasi seperti right issue.

Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyebut secara total dari pemilik bank mini dengan modal inti di bawah Rp2 triliun sudah memiliki komitmen untuk pemenuhan syarat dan ketentuan otoritas dalam pemenuhan modal minimum  Rp 2 triliun sampai akhir tahun.

(red/mii)

Baca Juga: BLT El Nino Rp400.000 Sudah Cair, Cara Cek Penerima BLT El Nino


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author