Tiga Emiten Pulp and Paper Alami Kinerja Baik

by -1 Views
Emiten Pulp and Paper
Emiten Pulp and Paper

MEDIAINVESTASI – Emiten pulp and paper mengalami kenaikan kinerja yang sangat baik. Mengingat banyak emiten yang mengalami penurunan pada masa pandemi.

Meningkatnya nilai dari kinerja yang dilakukan oleh perusahaan pulp and paper ini memberi angin segar bagi para investor. Terlebih bagi yang sudah lama mengincar emiten sektor ini.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui emiten mana saja yang bisa dijadikan rekomendasi saham, simak pembahasan ini. Mungkin dari salah satunya bisa Anda jadikan instrumen investasi yang menjanjikan.

3 Emiten Pulp and Paper yang Bisa Anda Jadikan Rekomendasi

Sebelum melakukan pembelian saham, Anda harus mengetahui dulu hasil pembukuan pada periode tertentu. Dari hasil pembukuan 3 emiten pulp and paper ini, Anda bisa mengetahui layak tidaknya untuk dijadikan rekomendasi saham.

PT Suparma Tbk. (SPMA)

Besarnya pendapatan yang dimiliki oleh perusahaan berkode SPMA ini adalah Rp1,92 triliun. Jumlah ini naik sebanyak 25 persen dari periode sebelumnya. Laba bersih yang berhasil diperoleh sebesar Rp188,1 miliar dengan kenaikan mencapai 125 persen dari tahun lalu.

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP)

Tercatat sebanyak 14,37 persen perusahaan ini mengalami peningkatan tahunan. Pendapatannya menjadi US$2,5 miliar dengan laba bersih mencapai US$390,8 juta pada kuartal 3 ditahun 2021. Jumlah ini lebih besar dari periode sebelumnya dengan laba bersih hanya sekitar US$287 juta saja.

PT Fajar Surya Wisesa Tbk. (FASW)

Tidak kalah dengan kedua emiten di atas, FASW melakukan pembukuan dengan pendapatan yang meningkat pesat. Pendapatan yang naik pada kuartal 3 ini sebanyak 50,25 persen. Jumlah pendapatan yang terkumpul sebesar Rp8,65 triliun dengan laba bersih yang naik 121,8 persen menjadi Rp507,25 miliar.

Masih banyak sektor pulp and paper yang melakukan pembukuan. Tapi, 3 emiten pulp and paper di atas yang menunjukkan pertumbuhan sangat besar. Hal ini bisa menjadi rujukan Anda untuk membeli atau menjual sahamnya. Tetap dengan resiko yang ditanggung sendiri oleh pelaku investasi.

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author