Kejahatan Cryptocurrency 2021 Capai Angka 14 Miliar Dolar?

by -3 Views
kejahatan cryptocurrency 2021

MediaInvestasi – Berdasar laporan dari Chainalysis, diketahui bahwa dunia uang digital rawan disusupi oleh kejahatan. Bahkan kejahatan cryptocurrency 2021 sempat melonjak ke angka USD 7,8 Miliar. Sebuah angka fantastis yang berhasil dimiliki oleh pihak yang berkaitan dengan aset digital tersebut secara ilegal. 

Masih menurut Chainalysis, penyalahgunaan uang crypto ini menciptakan hambatan besar dalam proses adaptasi. Sudah begitu, banyak orang tidak bersalah yang harus menjadi korban dari tindak kriminal ini. Kejahatan yang terjadi pada cryptocurrency umumnya dilatari oleh skema Ponzi PlusToken dengan aset miliaran dolar. 

3 Hal Penyebab Kejahatan Cryptocurrency 2021 Melonjak 

3 Hal Penyebab Kejahatan Cryptocurrency 2021 Melonjak 

Aksi kriminal bisa terjadi pada berbagai lini, begitu juga pada dunia cryptocurrency. Bahkan kejahatan cryptocurrency 2021 kemarin mencapai USD 14 miliar atau setara dengan Rp 196 triliun. Tentu bukan kasus kejahatan kecil mengingat angka yang diraup berjumlah fantastis. 

Ada banyak aktivitas terlarang yang berkaitan dengan crypto. Mulai dari penipuan, pasar darknet, juga ransomware, yang naik hingga 80 persen dibandingkan sebelumnya. Adapun hal yang menyebabkan tindak kriminal tersebut terjadi, besar kemungkinan dipengaruhi oleh 3 hal berikut ini. 

Tingginya Volume Transaksi 

Chainalysis yang berpusat di Amerika Serikat ini mengatakan bahwa transaksi yang terjadi secara keseluruhan hingga 15,8 triliun dolar Amerika. Ini artinya terjadi peningkatan hingga 5 kali lipat dibandingkan tahun 2020. 

Aset digit berupa koin crypto, token hingga NFT terus meningkat pamornya. Diakibatkan oleh banyaknya perusahaan besar dan investor yang ingin memilikinya. Keuntungan besar yang membayangi Bitcoin pun berhasil menggaet minat investor baru. 

Rawan Pencucian Uang

Di banyak negara telah timbul keresahan akan besarnya risiko money laundry atau pencucian uang. Terlebih lagi tidak ada peraturan yang tegas mengenai cryptocurrency, sehingga para investor rawan terjebak dalam kejahatan. Akhirnya para petinggi di lembaga keuangan pun mendesak parlemen agar segera bertindak. 

Tingginya Kejahatan di DeFi

Platform desentralisasi keuangan atau DeFi juga memiliki andil dalam mendorong tingginya penipuan dan pencurian uang crypto. Pasalnya platform tersebut menawarkan pinjaman tanpa melalui prosedur standar di bank. Transaksi yang terjadi pun menghadapi berbagai gangguan, mulai dari kelemahan sistem hingga tata kelola yang buruk. 

Diharapkan dari tingginya kejahatan cryptocurrency 2021 tidak terulang lagi pada tahun ini. Sehingga semua pihak yang bersangkutan tidak dirugikan kembali. 

Baca juga: Jual Gambar NFT, Dapatkan Investasi Seharga Milyaran

(red/pni)

Baca Juga: BLT El Nino Rp400.000 Sudah Cair, Cara Cek Penerima BLT El Nino


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author