Market Crypto Hari Ini, Bitcoin dan Ethereum Mulai Bangkit

by -0 Views
1 G deO h242uezsiskaqGnw min

MediaInvestasi – Berdasarkan market crypto hari ini, beberapa koin crypto yang sebelumnya mengalami penurunan sekarang berhasil berbalik arah. Padahal koin crypto tersebut termasuk mempunyai kapitalisasi terbesar dibandingkan crypto lainnya. 

Adapun koin crypto tersebut adalah Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya. Semua crypto tersebut sudah memasuki zona hijau. Akibatnya para investor yang memiliki aset tersebut sudah bernapas lega. Lalu, apa saja dibalik naiknya harga Bitcoin dan kawan-kawannya bisa masuk dalam zona hijau? Begini alasannya. 

Market Crypto Hari Ini, Bitcoin dan Ethereum Mulai Bangkit

Market Crypto Hari Ini, Bitcoin dan Ethereum Mulai Bangkit

Berdasarkan informasi dari CoinMarketCap, hampir seluruh mata uang crypto berhasil keluar dari zona koreksi, namun masih ada satu yang masih stagnan tetap di tempat. Yaitu jenis Stablecoin yang bernama USD Coin. 

Market crypto hari ini membuat Bitcoin yang uali menguat sampai level 1,82 persen, Ethereum yang naik sampai 4,76 persen, Binance Coin yang meroket sampai 8,84 persen, dan Polkadot Terbang sebesar 7,86 persen. 

Setelah beberapa bulan mengalami keterpurukan, akhirnya hari ini Bitcoin mulai bangkit. Pulihnya pasar crypto hari ini akibat dari pasar saham AS, Wall Street juga mengalami pulih setelah beberapa pekan masuk dalam zona koreksi. Sehingga membuat para investor semakin ketar-ketir dengan keadaan tersebut. 

Pulihnya pasar saham terjadi setelah ketua bank sentral AS atau The Fed menyatakan akan keseriusannya untuk mengatasi inflasi yang mulai meninggi. Tindakan bank sentral AS tersebut menunjukan kalau kekuatannya bisa mengurangi neraca pada tahun ini. 

Bukan hanya itu saja, kenaikan mata uang crypto tersebut juga mempengaruhi yield atau imbas hasil obligasi pemerintah AS yang mulai melandai. Yield tersebut yang memakai tenor 10 tahun akan ditutup pada level 1,74 persen. 

Perlu diketahui kalau sebelumnya bursa saham di negara Paman Sam tersebut terus tertekan karena yield mulai meningkat. Awalnya yield obligasi dengan tenor 10 tahun yang berada di level 1,5 persen naik menjadi 1,8 persen pada bulan Desember lalu. 

Oleh karena itu, mulai sekarang para investor mulai memantau semua data yang rilis dari negeri Paman Sam. Meskipun market crypto hari ini menganggap Bitcoin sudah mulai bangkt, tapi para investor dan trader masih menganggap kalau koin crypto tersebut merupakan aset yang mempunyai risiko layaknya saham. 

Baca juga: Crypto Winter 2022 Benarkah Akan Terjadi? Para Investor Mata Uang Digital Wajib Waspada!

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author