Allo Bank Saham Melantai di Bursa Efek, Simak Kiprahnya!

by -1 Views
Allo Bank Saham

MediaInvestasi – Allo Bank saham melantai di bursa efek dengan IPO pertama kali pada 12 Agustus 2015 dengan harga pembuka sebesar Rp5.550. November 2021 lalu menjadi bulan masa berjayanya saham bank ini dengan kode BBHI ini. Pelajari lebih lanjut sebelum membelinya.

Berkenalan dengan Allo Bank

Kiprah Allo Bank Saham Melantai di Bursa Efek

Sebelum resmi IPO, bank ini mengalami tiga kali penggantian nama. Nama-nama tersebut antara lain: Bank Harda Internasional (1993), Bank Arta Gria, kemudian Bank Harda Gria (1996).

Kemudian baru pada 2 November 2020, Mega corp., mengakuisisi bank ini dengan nilai Rp308 miliar . Komitmen mereka ialah untuk naikkan status bank ini menjadi Bank BUKU I.

Agaknya setelah akuisisi di bawah naungan perusahaan milik Chairul Tanjung dilakukan, saham bank satu ini mulai menggeliat signifikan. Bahkan hingga hampir menyentuh angka Rp8.000 dari harga penawaran IPO sebelumnya Rp5.550 saja. Sangat fantastis!

Allo Bank Saham Sempat Lakukan Right Issue

Menyambut euphoria masyarakat yang kian marak gemar berinvestasi saham, pada 13 Januari 2022 lalu Allo Bank saham melakukan Right Issue. Right issue yang ditawarkan sebesar Rp478 per lembar sahamnya.

Right issue merupakan istilah yang digunakan pada terbitnya saham baru, dimana hal pembelian saham tersebut diperuntukan bagi pemilik saham lama. Jika pemilik saham lama tidak menebusnya, barulah hak dilempar ke publik umum.

Dengan adanya Right issue, maka persentase kepemilikan saham para pemain lama otomatis akan berkurang. Namun hal ini tidak terlalu berpengaruh besar pada investor ritel. Dari right issue yang dilakukannya, perseroan mendapatkan kucuran dana segar sebesar Rp4.8 Triliun .

Dalam era digitalisasi ini, menyebabkan potensi bank digital ke depan akan semakin baik. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada ketertarikan investor berinvestasi di saham-saham bank digital.

Maka dengan potensi tersebut, Allo Bank saham ini digadang-gadang akan menyaingi performa Bank Jago ke depannya. Sekaligus menjadi salah satu emiten saham bank digital favorit investor ritel. Tentunya akan sangat menguntungkan jika Anda memilihnya untuk aset investasi yang menawarkan keuntungan.

Baca juga: Kabar IHSG Hari Ini: Berhasil Pecahkan Sejarah Dalam Satu Pekan

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author