Apakah Kripto Halal? Simak Penjelasannya Berikut Ini

by -5 Views
currency gadac99c7b 1920

MediaInvestasi – Apakah kripto halal menjadi pertanyaan utama di benak para muslim yang ingin menggunakan mata uang digital tersebut. Hal ini karena kripto tidak memiliki wujud fisik tetapi bisa digunakan untuk banyak transaksi, bahkan investasi dan trading. Berikut ini penjelasan apakah mata uang kripto ini halal atau haram.

Apakah Kripto Halal sebagai Aset

Apakah Kripto Halal? Simak Penjelasannya Berikut Ini

Majelis Ulama Indonesia atau MUI sudah menetapkan bahwa mata uang digital Cryptocurrency hukumnya halal apabila Anda menjadikannya sebagai aset. Mata uang kripto ini halal sebagai aset yang dapat disimpan untuk menghasilkan keuntungan. Kripto halal sebagai alat investasi dan diperjual belikan agar menghasilkan keuntungan dari aset tersebut.

Kripto bisa dijadikan sebagai komoditi karena masih memenuhi syarat sil’ah menurut MUI. mata uang digital tersebut masih memiliki manfaat untuk kebutuhan manusia, sehingga sah untuk dimiliki. Aset ini juga sah diperjualbelikan menurut MUI asalkan tidak dijadikan sebagai alat pembayaran, karena di Indonesia mata uang yang berlaku secara resmi hanya rupiah.

Haram sebagai Alat Pembayaran

Apakah kripto halal menurut MUI? Mata uang digital ini haram hukumnya apabila digunakan sebagai transaksi pembayaran sehari-hari. Berdasarkan hasil musyawarah MUI menetapkan fatwa haram untuk berbagai jenis Cryptocurrency, mulai dari Ethereum, Dogecoin, Bitcoin, dan lainnya. Hal ini karena mata uang kripto memiliki kandungan dharar dan gharar di dalamnya.

Kripto disebut dharar karena pada transaksinya bisa menimbulkan kerugian karena pemindahan aset secara bathil dan bisa menyebabkan kerusakan. Sementara unsur gharar ini karena dalam transaksi kripto terdapat unsur ketidakpastian. Hal tersebut tidak sesuai dengan ketentuan transaksi secara syariah yang membuat kripto dinyatakan haram sebagai alat pembayaran.

Kini Anda tidak perlu bingung lagi dalam menyimpulkan apakah kripto halal atau haram karena sudah ada fatwa MUI. Bagi investor yang ingin menanamkan modalnya dalam aset kripto masih dihalalkan karena ada manfaat yang dapat diambil. Namun, kripto tidak boleh menjadikannya sebagai alat pembayaran untuk transaksi sehari-hari.

Apalagi saat ini transaksi pembayaran menggunakan kripto juga masih awam, sehingga uang digital tersebut lebih baik disimpan menjadi aset.

Baca Juga : Rusia Melarang Crypto, Mengikuti Jejak China Sebelumnya

(red/pni)

Baca Juga: BLT El Nino Rp400.000 Sudah Cair, Cara Cek Penerima BLT El Nino


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author