Harga Bitcoin Turun Bebas, Cemaskan Para Investor

by -0 Views
Harga Bitcoin Turun

Media Investasi – Para investor Bitcoin kini tengah dilanda kecemasan. Pasalnya harga Bitcoin turun kembali dalam seminggu terakhir. Bahkan tercatat harga BTC terus merosot sampai 15,19 persen.

Tidak hanya Bitcoin yang mengalami kelesuan harga. Hal serupa juga dialami oleh Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), Dogecoin (DOGE), dan banyak lagi koin lainnya. Bahkan diperkirakan penurunan harga ini masih akan terjadi dalam beberapa waktu.

Harga Bitcoin Turun Seiring Kenaikan Suku Bunga

Harga Bitcoin Turun Bebas, Cemaskan Para Investor

Harga Bitcoin turun kembali hari ini. Bahkan tercatat nilainya merupakan yang terendah semenjak Juli 2021. Bahkan ada desas-desus yang beredar, bahwa kemungkinan Bitcoin akan jatuh dengan harga di bawah USD 30.000.

Paul Jackson, seorang kepala alokasi aset global perusahaan investasi bahkan mengungkapkan kekhawatirannya kejadian 1929 akan terulang kembali. Di mana saat itu terjadi peristiwa jatuhnya bursa saham di Amerika Serikat. Memicu terjadinya era depresi besar yang menghancurkan negara tersebut.

Harga Bitcoin sendiri di tahun 2021 sempat melonjak dari USD 33.000 menjadi USD 69.000 di bulan November. Harga yang meningkat drastis membuat investor semakin nekat memiliki aset digital tersebut. Walau di akhir tahun kemarin, harganya kembali anjlok di angka USD 46.000.

Ada kemungkinan pasar crypto akan terus turun tajam dan memasuki periode ‘musim dingin’. Masa ketika aset gagal untuk pulih kembali setelah setahun berjalan. Kemungkinan yang paling ditakuti oleh investor. 

Harga yang terus merosot terjadi karena adanya kenaikan suku bunga dari Federal Reserve di tahun ini. Sehingga daya tarik mata uang digital pun merosot. Apalagi ada kebijakan baru dari beberapa negara yang melarang aktivitas penambangan Bitcoin. 

Bitcoin Tunjukkan Ciri Mania Keuangan? 

Bitcoin, koin digital yang pertama diperkenalkan ke dunia ini kembali merosot harganya. Harga Bitcoin tersebut kini berada di kisaran USD 42.319 per koin.

Harga yang terus merosot melebihi 45 persen jelas merupakan ciri kerugian besar akan terjadi. Apalagi kurun waktunya cukup singkat, hanya 12 bulan setelah mencapai puncak harga. Hal ini kerap dikaitkan dengan ciri mania keuangan.

Namun perkiraan hanya sebatas perkiraan. Meski hari ini harga Bitcoin turun, masih ada kemungkinan esok nilainya akan membaik. Mengingat tahun lalu pakar memperkirakan harga Bitcoin jatuh di bawah USD 10.000 ternyata melonjak ke angka USD 68.000.

Baca juga: Potensi Bisnis Metaverse dan Akuisisi Industri Video Game oleh 2 Raksasa

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author