Cetak 1 NFT, Berapa Energi yang Dibutuhkan?

by -1 Views
Cetak 1 NFT

MediaInvetasi – Untuk bisa cetak 1 NFT atau Non Fungible Token dibutuhkan sejumlah energi. Hal ini karena NFT dicetak dalam teknologi blockchain, sama seperti aset kripto lainnya. Besarnya energi yang digunakan tergantung di blockchain mana NFT tersebut dibuat.

Energi untuk Cetak 1 NFT (Non Fungible Token)

Cetak 1 NFT, Berapa Energi yang Dibutuhkan?

Untuk bisa membuat NFT, energi yang dibutuhkan berbeda beda. Hal ini bergantung di mana NFT tersebut dilahirkan. Sebagai contoh, NFT yang dilahirkan di Ethereum akan membutuhkan energi kurang lebih 48 kWh.

Angka besarnya jumlah energi cetak 1 NFT tersebut setara akumulasi penggunaan energi listrik warga AS satu setengah hari. Ukuran ini bisa dikatakan besar dan menghabiskan banyak energi. 

Ini disebabkan Ethereum menggunakan algoritma konsensus proof of work yang menyedot energi secara banyak. Selain itu, algoritma konsensus yang biasa digunakan pada blockchain memerlukan PC dengan performa tinggi. 

Untuk memecahkan kode kriptografi dan memverifikasi setiap transaksi tentu perlu perangkat yang tangguh. Jika komputer yang digunakan sangat canggih, verifikasi akan semakin cepat. Akan tetapi, hal ini akan membutuhkan energi listrik yang sangat besar.

Ethereum saat ini menggunakan konsensus proof of work. Maka di dalamnya setiap miner dan pihak yang memverifikasi transaksi blockchain akan bersaing. Dalam hal ini untuk membuat block di blockchain dan mendapatkan cuan atas pekerjaan tersebut.

Dari sini bisa kita pahami bahwa para miner bekerja di waktu bersamaan dengan energi yang sangat besar. Mereka bersaing memperebutkan posisi pembuat block di blockchain.

Selain energi listrik, dibutuhkan juga biaya gas. Harganya berbeda-beda tergantung jumlah pengguna yang melakukan transaksi di Ethereum. Dari sini para miner bisa mendapatkan keuntungan meski energi yang tersedot sangat tinggi menurut laporan The Verge.

Lain hal dengan miner yang tidak mendapatkan kesempatan memverifikasi transaksi di blockchain. Mereka harus menelan kekecewaan karena tidak mendapatkan komisi dari perjuangan mereka. Tentunya energi besar yang sudah dikeluarkan akan terbuang percuma seperti yang diungkapkan NFT Explained.

NFT bisa dicetak di mana saja asalkan blockchain tersebut memiliki smart contract. Ethereum merupakan salah satu blockchain yang memilikinya dan banyak digunakan untuk cetak NFT. OpenSea adalah salah satu marketplaces terbesar yang dijadikan tempat jual NFT

Itulah yang bisa kami sampaikan tentang energi yang dihabiskan untuk cetak 1 NFT serta apa yang didapatkan.

Baca juga: Ternyata Begini Cara Agar NFT Cepat Laku

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author