Kapitalisasi Pasar Kripto Turun Drastis

by -1 Views
3020861430

Sejak November 2021, tercatat bahwa total kapitalisasi pasar kripto turun sekitar 40 persen. Koreksi kripto akibat didorong faktor ekonomi makro hingga perkembangan yang berada di luar pasar digital ini bahkan dinilai unik.

Catatan Kapitalisasi Pasar Kripto

Kapitalisasi Pasar Kripto

Kapitalisasi pasar kripto

Zach Pandi yang memimpin analis Goldman Sachs, menulis dalam catatannya adopsi arus utama dapat meningkatkan valuasi. Namun, dapat juga meningkatkan korelasi dengan variabel pasar keuangan lainnya yang kurangi manfaat diversifikasi dari memegang aset digital disaat bersamaan.

Dilaporkan bahwa penurunan bitcoin sangat berhubungan dengan penarikan saham teknologi dengan profitabilitas rendah dan penawaran umum perdana. Hal ini timbul sebagai reaksi negatif terhadap langkah Federal Reserve menuju kenaikan suku bunga.

Bitcoin disebut Goldman saat ini berada di pusat rotasi di seluruh kelas aset. Bitcoin memiliki korelasi positif terhadap risiko inflasi dan sektor saham teknologi. Sementara itu dengan suku bunga riil dan dolar Amerika Serikat, bitcoin disebut memiliki korelasi negatif. 

Penurunan harga token yang tajam mengakibatkan terjadi dua hal, yaitu: 

  • Terjadinya likuidasi 
  • penurunan pinjaman pada platform keuangan terdesentralisasi 

Harga Bitcoin saat ini dinilai menjadi titik terendah setelah sebelumnya pada kisaran 69.000 dollar AS pada November 2021 silam. 40 persen nilai Bitcoin terpangkas sudah hingga pekan ini. Anjloknya harga Bitcoin berdampak besar pada nilai kapitalisasi pasar kripto karena Bitcoin merupakan mata uang kripto terbesar di dunia.

Harga Anjlok Bikin Pasar Hancur

Tidak hanya Bitcoin, sejumlah mata uang digital lainnya juga ikut melemah. Ethereum, cryptocurrency terbesar kedua setelah Bitcoin juga mengalaminya. Tercatat Sabtu (22/1/2021) harganya turun 20 persen di harga 2.500 dollar AS, sekitar Rp 35,8 juta.

Adanya upaya dari bank sentral Rusia yang ikut melarang aktivitas penambangan dan aktivitas cryptocurrency juga mempengaruhi terjadinya penurunan harga Bitcoin. Hampir sama dengan China yang melarang aktivitas ini. Rusia konon memberlakukan larangan ini sudah sejak 2021 lalu. 

Penurunan harga Bitcoin yang drastis sejak pekan lalu membuat kapitalisasi pasar kripto global turun lebih dari 1 triliun dollar AS.

(red/mii)

Baca Juga: Bitcoin Tembus di Atas $56K, Penyebab Kenaikan Harga Bitcoin


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author