e-money dan Uang Kripto Apa Bedanya?

oleh -4 Dilihat
e-money dan Uang Kripto

MediaInvestasi – Di tengah ramainya investasi dalam cryptocurrency, masih banyak juga yang tidak dapat membedakan antara e-money dan uang kripto. Terlebih lagi ada pandangan bahwa keduanya adalah benda yang sama, hanya saja penamaanya berbeda. Tentu saja hal ini harus diluruskan, agar tidak terjadi miskonsepsi.

Perbedaan e-money dan Uang kripto

e-money dan Uang Kripto Apa Bedanya?

Dari segi apapun, e-money dan uang kripto memiliki perbedaan yang signifikan. Bukan hanya dari tampilan fisiknya saja, tetapi juga dari fungsi dan pengontrolannya. Simak pembahasan berikut di bawah ini.

Cara Produksi

Dari hal pertama ini Anda akan mengetahui bahwa  e-money serta uang kripto dihasilkan dengan cara yang berbeda. Seluruh cryptocurrency merupakan hasil produksi dari proses enkripsi data dan algoritma tertentu dengan menggunakan teknik kriptografi.

Dengan cara seperti itu, nilai uang kripto tidak dapat dimanipulasi oleh siapapun, termasuk oleh otoritas keuangan. Lainnya adalah dengan cara produksi seperti itu, nilainya tidak mengalami inflasi, walaupun diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Sementara e-money berbeda. Ini adalah produk keuangan yang diterbitkan secara digital oleh perbankan dan lembaga keuangan tertentu. Dengan demikian keberadaannya dipengaruhi dan dijamin oleh otoritas terkait.

Institusi Penerbit Keuangan

E-Money diterbitkan oleh lembaga perbankan dan organisasi keuangan lainnya yang diketahui oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral. Sementara, uang kripto dihasilkan dari proses menambang pada situs penambangan cryptocurrency dalam suatu blockchain.

Pengontrol Regulasi

Keberadaan e-money dikontrol sepenuhnya oleh bank sentral, dan wajib mengikuti peraturan keuangan yang berlaku di suatu negara. Sementara hal yang sama tidak terjadi pada uang kripto. Seluruh transaksi yang melibatkan koin kripto tidak dapat dikontrol oleh otoritas apapun.

Penggunaan 

Penggunaan e-money sangat mudah, dapat digunakan pada berbagai perangkat yang mendukungnya, karena berbentuk fisik seperti kartu. Dapat digunakan untuk segala macam transaksi yang melibatkan uang fiat. 

Agar dapat menggunakan uang kripto,  Anda  memerlukan jaringan internet serta harus tergabung dalam suatu ekosistem cryptocurrency. Juga memerlukan beberapa sistem pendukung, seperti dompet digital kripto.

Kini Anda sudah dapat memahami perbedaan e-money dan uang kripto. Dengan demikian tidak perlu bingung jika nanti terlibat dalam suatu komunitas cryptocurrency.

Baca juga : Teknologi Metaverse di Perbankan, Apa Perannya?

Author