Penerapan Pajak Kripto, Investor Wajib Mengerti

by -2 Views
Penerapan Pajak Kripto

MediaInvestasi – Pemerintah mulai mempertimbangkan untuk melaksanakan penerapan pajak kripto di tengah-tengah naiknya trend NFT dan investasi aset digital ini. Dimulai dari pembahasan tentang pengenaan pajak penghasilan atau PPh final bagi masyarakat yang memiliki investasi berupa aset kripto.

Pembahasan Penerapan Pajak Kripto Sebagai PPh

Penerapan Pajak Kripto, Investor Wajib Mengerti

Mengenai besaran penerapan pajak kripto yang akan diberikan berkisaran pada angka 0,03 persen. Namun, pembahasan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pajak belumlah final, karena masih diperlukan pengkajian pada otoritas dan lembaga terkait lainnya.

Penerapan ini juga perlu pengkajian yang mendalam terutama jika mengenai pengenaan pungutan pajak. Penyebabnya adalah transaksi yang melibatkan kripto dan aset digitalnya merupakan hal yang baru. Sehingga diperlukan kajian yang lebih dalam agar tidak merugikan kedua belah pihak.

Sebelumnya Kepala Bappebti memang mengatakan bahwa aset kripto nantinya akan dikenai PPh final seperti layaknya transaksi saham yang berlaku di Bursa Efek Indonesia. Dengan demikian, diharapkan ini akan menjadi insentif agar para investor agar melakukan transaksi di pasar kripto Indonesia. Terlebih bagi investor yang dari luar negeri.

Memang, sampai saat ini, transaksi kripto masih belum dikenai pungutan pajak. Kendati demikian, setiap transaksi digital dapat dikenakan pajak dan diatur dalam ketentuan umum aturan perpajakan. Oleh karenanya setiap tambahan kemampuan ekonomis akan berpotensi dikenakan tax.

Manfaat Penerapan Pajak Atas Kripto

Dengan adanya rencana pajak PPh final terhadap aset kripto, diharapkan langkah ini akan membuat pasar kripto semakin berkembang. Dengan demikian akan memberikan jaminan investasi dan legalitas transaksi bagi investor. Inilah poin penting bagi investor, yaitu jaminan keamanan dan legalitas transaksi.

Potensi pajak kripto akan cukup besar, mengingat transaksi yang melibatkan cryptocurrency di Indonesia menunjukan lonjakan yang cukup tinggi. Data ini diambil dari lima bulan pertama pada tahun 2021 sebesar Rp 370 triliun, naik dari tahun 2020 yang hanya sebesar Rp 65 triliun.

Penerapan pajak kripto ini tentunya akan mendorong potensi investasi yang melibatkan aset kripto. Bagi Anda yang berminat untuk menangguk cuan dari kripto, gunakanlah kesempatan emas ini agar tujuan investasi cepat tercapai.

Baca juga : Aplikasi Crypto Terlengkap 2 Platform Investasi Pilihan Untuk Anda

Author