Bitcoin Bisa Hilang Akibat Ulah Hacker

by -0 Views
Bitcoin Bisa Hilang

MediaInvestasi Hacker mulai beraksi dan menyebabkan Bitcoin bisa hilang dari salah satu platform yang bernama Bitfinex. Pencurian tersebut dimulai sejak tahun 2016, dimana saat itu hacker memindahkan kepemilikan BTC ke dompet crypto lainnya. lalu, bagaimana cara para hacker tersebut bisa berhasil dalam pencurian? Berikut ulasannya. 

Pencurian Crypto Besar-Besaran yang Bisa Menyebabkan Bitcoin Bisa Hilang

hacker bitcoin

Sejak lama, ada banyak hacker yang mulai melakukan peretasan terhadap dompet crypto. Tahun 2016, para hacker tersebut berhasil meretas BTC senilai 2,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp34,4 triliun. 

Nilai Bitcoin Bisa Hilang

Nilai Bitcoin pada saat ini sudah berkembang menjadi 3,6 miliar dolar AS atau setara dengan 51,6 triliun rupiah. Jika diteruskan, maka diperkirakan Bitcoin bisa hilang dari peredaran, karena besarnya nilai Bitcoin yang diretas oleh para hacker

Para peretas tersebut sudah berhasil memindahkan Bitcoin lebih dari 64.000 yang dilakukan dalam 21 kali transaksi. Sungguh nilai yang sangat fantastik. Transfer pertamanya sebesar 38.750 dolar AS, kemungkinan transaksi  ini dilakukan sebagai transaksi percobaan. 

Kemudian peretas tersebut mulai melakukan transfer lagi dengan jumlah bervariasi. Terdeteksi pada enam kali transfer, masing-masing sebesar 10 ribu BTC. Transfer tersebut termasuk yang terbesar, sedangkan yang paling kecil adalah 0,299 BTC. 

Jadi, jumlah sejak awal sampai akhir jumlah Bitcoin yang diretas senilai dengan 64.643,29 BTC yang setara dengan 2,47 miliar dolar AS atau 35,4 triliun rupiah. Itu jika berdasarkan harga saat ini. Adapun alamat tujuannya yang saat ini ditransfer adalah 94.643,2 BTC atau senilai dengan 3,6 miliar dolar AS. 

Melihat data-data di atas, maka bisa dikatakan kalau peretasan di Bitfinex merupakan peretasan crypto terbesar sampai saat ini. Bursa tersebut sudah kehilangan dengan total 119.756 BTC dalam pelanggaran keamanan pada tanggal 2 Agustus 2016. 

Bitfinex juga sudah mengganti semua kerugian yang sudah terjadi pada semua akun pengguna saat itu. Bukan hanya itu saja, mereka juga memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terkena dampaknya ketika kehilangan satu token BFX setiap dolarnya. 

Baru-baru ini para peretas sudah memindahkan BTC ke alamat dompet yang tidak diketahui, dan jumlahnya lebih dari 50 persen dari BTC yang sudah dicuri dari Bitfinex pada tahun 2016. Para peretas tersebut mulai sedikit demi sedikit memindahkan hasil curiannya ke berbagai dompet crypto yang tidak dikenal. 

Namun yang pasti, para peretas tersebut tidak bisa mencairkan atau sangat sulit untuk menjual Bitcoin hasil curiannya. Meskipun pada akhirnya banyak Bitcoin bisa hilang akibat kejahatan dari para hacker, karena semua Bitcoin tersebut sudah terlacak dan masuk dalam daftar hitam.

Baca juga : Biaya Transaksi Kripto, Ethereum Paling Mahal