Saham Harum Energy Disokong Segmen Nikel, Bagaimana Efeknya?

by -3 Views
Saham Harum Energy

MediaInvetasi – Pengamat menilai prospek saham Harum Energy akan lebih atraktif lagi. Selain itu, segmen batubara menjadi penopang dari prospek karena ekspansinya pada segmen nikel. 

Analisis Saham Harum Energy

Saham Harum Energy Disokong Segmen Nikel, Bagaimana Efeknya?

Hasan Barakwan, Analis dari BRIDAnareksa merasa yakin bahwa HRUM akan mencatat kinerja yang solid di tahun 2022. Untuk kinerja dari saham Harum Energy akan terdorong dari harga nikel yang semakin solid.

Tidak dapat dipungkiri akan meningkatkan pendapatan dari Infei Metal Industry setelah produksi pada kuartal kedua tahun 2022. Sedangkan perkiraan produksi Nikel pada Infei Metal Industry mencapai 18.000 ton.

Melihat kilas balik tahun lalu, HRUM melalui PT Tanito Harum Nickel sebagai anak perusahaan menambah kepemilikan PT Infei Metal. PT Infei Metal Industry bergerak di bidang pemurnian nikel.

Sebanyak 252.838 lembar saham telah dibeli oleh PT Tanito Harum Nickel. Nilai pembelian sebesar US$27,44 juta. Sehingga ada kepemilikan sebanyak 49 persen pada PT Infei Metal Industry.

Analisa lain menyatakan bahwa tahun ini merupakan awal dari transformasi pendapatan HRUM pada bidang nikel. Selain terdorong oleh nikel, kinerja saham juga berkaitan dengan kepemilikan HRUM di PT POS.

Perkembangan Sektor Batubara

Volume penjualan bijih nikel sebesar 4,2 juta ton di tahun ini menghasilkan pendapatan US$189 juta. Sekaligus akan memuluskan proses transformasi HRUM pada segmen batubara. 

Awalnya, pendapatan HRUM pada batubara sebesar 100 persen di tahun 2021, maka di tahun 2022 ini menjadi 60 persen. HRUM juga mengumumkan akan melakukan diversifikasi ke sentor nikel.

Sedangkan untuk pendapatan pada sektor batubara masih akan mendominasi topline HRUM. Sebab, prospek pada sektor batubara masih positif hingga tahun 2022. Walaupun adanya larangan pemerintah pada Januari 2022 terhadap ekspor batubara. 

Larangan tersebut akan mendorong kenaikan harga batubara secara global. Proyeksi harga pada tahun 2022 sampai 2024 berada pada angka US$130, US$115 dan US$90 per ton.

Rekomendasi untuk pembelian saham Harum Energy dengan harga RP13.600 menjadi target utama. Sekaligus akan menjadi katalis yang positif untuk pergerakan saham.

Baca juga: Strategi Pilih Saham Agar Cuan Terus

Author