,

Geliat Emiten Indo Tambangraya Megah Saham ITMG di Tengah Koreksi Harga Batu Bara

oleh -1 Dilihat
Geliat Emiten Indo Tambangraya Megah Saham ITMG di Tengah Koreksi Harga Batu Bara
Geliat Emiten Indo Tambangraya Megah Saham ITMG di Tengah Koreksi Harga Batu Bara

MEDIAINVESTASI.id – Geliat Emiten Indo Tambangraya Megah Saham ITMG di Tengah Koreksi Harga Batu Bara. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menghadapi tantangan signifikan di kuartal III-2023 dengan catatan pendapatan dan laba bersih yang mengalami penurunan tajam. Koreksi harga jual batu bara yang signifikan, seiring dengan tren global, menjadi penyebab utama penurunan performa keuangan perusahaan tambang ini. Meski demikian, ITMG tetap berhasil menjaga stabilitas dengan mengendalikan biaya produksi dan meningkatkan volume produksi.

Emiten Indo Tambangraya Megah Saham ITMG

Pada kuartal III-2023, ITMG melaporkan penurunan pendapatan sebesar 55% (YoY), mencapai Rp 8,03 triliun, sementara laba bersih menyusut 77% (YoY) menjadi Rp 1,51 triliun. Faktor utama penyebab penurunan ini adalah koreksi harga jual rata-rata (ASP) batu bara yang merosot 53% (YoY), sejalan dengan penurunan harga batu bara global. Akibatnya, margin laba kotor dan margin laba bersih ITMG turun masing-masing menjadi 29% dan 19% (YoY) dari 55% dan 36%.

Meskipun menghadapi tekanan ekonomi global, ITMG mampu menjaga ketahanan dengan menurunkan biaya produksi per ton sebesar 26% (YoY). Hal ini mencerminkan strategi yang baik dalam menghadapi ketidakpastian harga bahan bakar dan variabel ekonomi lainnya. NH Korindo Sekuritas Indonesia menilai bahwa ITMG berhasil mengendalikan biaya produksi dengan efisien, meskipun harga jual batu bara mengalami penurunan.

Volume Produksi dan Penjualan

Dari segi operasional, ITMG mencatatkan pencapaian positif dengan pertumbuhan volume produksi sebesar 20% (QoQ) dan 13% (YoY). Volume produksi sebesar 5,3 juta ton ini melebihi target yang ditetapkan untuk kuartal ini sebesar 10%, menunjukkan pemanfaatan kondisi cuaca yang mendukung. Kenaikan volume produksi ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif pada kuartal IV-2023 dengan peningkatan aktivitas pengupasan lapisan tanah penutup.

Namun, di sisi lain, volume penjualan ITMG mengalami penurunan sebesar 1% (QoQ) dan 6% (YoY) menjadi 5,3 juta ton pada kuartal III-2023. Meskipun harga batu bara terus menurun, penjualan ITMG tetap solid. Sebagian besar penjualan batu bara ITMG pada periode Januari-September 2023 menuju China (35%), diikuti pasar domestik (23%), dan Jepang (12%).

Baca Juga: Meningkatkan Kesadaran Kesehatan, Kenali Risiko Kontaminasi Air Minum dari Dispenser

Author