,

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik

oleh -0 Dilihat
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

MEDIAINVESTASI.id – LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah mengambil keputusan untuk mempertahankan tingkat bunga penjaminan usai rapat Dewan Komisioner pada Senin (29/1/2024). Keputusan tersebut merupakan hasil pemantauan yang cermat terhadap kondisi pasar keuangan dan suku bunga simpanan yang terus berfluktuasi.

Sejak periode 1 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2024, tingkat bunga penjaminan LPS telah ditetapkan pada angka 4,25% untuk simpanan rupiah di bank umum dan 2,25% untuk simpanan valas. Sedangkan, untuk simpanan di bank perekonomian rakyat (BPR), tingkat bunga penjaminan ditetapkan sebesar 6,75%. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa keputusan ini berlaku mulai 1 Februari 2024 hingga 31 Mei 2024.

Purbaya menjelaskan bahwa tingkat bunga penjaminan yang dipertahankan ini merupakan tingkat maksimum bunga wajar simpanan perbankan. Hal ini menjadi salah satu kriteria penting dalam penetapan simpanan yang layak untuk mendapatkan jaminan dari LPS. “Keputusan ini tidak hanya didasarkan pada pemantauan suku bunga pasar, tetapi juga mempertimbangkan likuiditas perbankan, stabilitas sistem keuangan, dan upaya menjaga momentum pemulihan ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers pada Selasa (30/1/2024).

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tingkat bunga penjaminan, Purbaya juga mengimbau agar nasabah memperhatikan tingkat bunga penjaminan yang berlaku dan memastikan bahwa simpanan mereka masuk ke dalam program penjaminan. “Tingkat bunga penjaminan LPS perlu diperhatikan oleh para nasabah sebagai salah satu syarat agar dana mereka dijamin oleh lembaga ini,” tambahnya.

Keputusan ini juga merupakan respons terhadap perkembangan suku bunga pasar yang terus berfluktuasi. Purbaya menyebutkan bahwa terdapat peningkatan suku bunga pasar simpanan rupiah sebesar 21 bps dibandingkan dengan periode sebelumnya. Sementara itu, suku bunga simpanan valas juga mengalami kenaikan sebesar 15 bps dalam periode yang sama.

Selain itu, keputusan ini juga didasarkan pada upaya untuk mengantisipasi risiko ketidakpastian pasar keuangan dan memberikan ruang pengelolaan likuiditas dan suku bunga simpanan bagi bank-bank. “Kami juga mengharapkan agar bank-bank dapat transparan dalam memberikan informasi mengenai tingkat bunga penjaminan melalui media informasi yang tersedia,” tegas Purbaya.

Bagi nasabah, memperhatikan tingkat bunga penjaminan LPS bukanlah hal yang sepele. Selain menjadi syarat utama agar dana mereka dijamin oleh LPS, hal ini juga memastikan bahwa nasabah tidak menerima bunga yang melebihi tingkat bunga penjaminan yang telah ditetapkan. Selain itu, nasabah juga diharapkan untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan bank agar tetap memenuhi syarat-syarat penjaminan yang berlaku.

Dengan mempertahankan tingkat bunga penjaminan, LPS berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan memperkuat stabilitas keuangan nasional. Ke depannya, LPS akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi pasar keuangan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat guna menjaga stabilitas dan keamanan sistem perbankan di Indonesia.

(red/mii)

Baca Juga: BLT El Nino Rp400.000 Sudah Cair, Cara Cek Penerima BLT El Nino


*) Follow Official WhatsApp Channel Media Investasi untuk mendapatkan berita-berita terkini seputar Ekonomi, Saham dan Cryptocurrency dengan mengklik tautan ini.


Author